ALLAH Yang Suci dan Tinggi, Dialah Pencipta, Pemilik dan Penguasa
Tunggal tanpa sekutu atas alam semesta dan segala isinya ini, telah Menetapkan bahwa " Allah " adalah" Nama-Nya " dan Menetapkan Atas Zat-Nya Sifat " Pengasih Penyayang " , ketahuilah ! Hanya Dia yang dibutuhkan
oleh setiap ciptaan-Nya dan hanya Allah saja yang mampu mendengar dan mengetahui
setiap permintaan ” doa” dan kebutuhan
seluruh mahkluk yang diciptakan-Nya,
baik yang lalu, saat ini maupun yang akan datang.
Dan Allah berbuat sesuai apa yang
dikehendaki-Nya tanpa intervensi dari siapapun juga dengan segala Kesempurnaan
dan Kebijaksanaan-Nya. Dia Menciptakan, Mengampuni, Memberi petunjuk dan
Membahagiakan dan lain-lain atas apa dan siapa yang dihendaki-Nya dan
sebaliknya.
Bagi mereka yang tidak suka dan
tidak senang dengan kebijakan2 dan ketetapan2-Nya maka carilah atau buatlah
bumi dan dunia yang lain dan hiduplah disana dengan keputusan dan kebijakanmu
sendiri. Jika kamu tidak mampu maka mintalah kepada-Nya agar kamu dibinasakan
dan mencabut semua nikmat yang diberikan-Nya selama ini padamu, karena
sebenarnya memang kamu manusia yang tidak tau berterima kasih / bersyukur dan
tidak ada manfaatnya.
Jika kamu takut minta yang demikian, maka minta ampunlah !, Sembahlah Allah ! dan Turuti kehendak-Nya yaitu
Jalani perintah-Nya serta Jauhi larangan-Nya dan berusahalah sesuai kemampuan
yang diberikan-Nya kepadamu serta bersabarlah atas apa yang menimpamu karena
itu hanyalah ujian yang tidak lebih dari batas kemampuanmu, pasti berakhir lalu akan berganti dengan
kebahagiaan didunia juga kebahagiaan dan
hidup yang kekal di akhirat dan bersyukurlah kepada Allah sebanyak-banyaknya dan kasihsayangilah pada
sesama.
Jagalah
Kemuliaan Allah ini dan Janganlah kamu
mencemarkan dan mensekutukan-Nya dengan satu apapun , Al Qur’an Surah Al Ikhlas [ ” Katakanlah, Allah Dia Ahad ( Tunggal), Allah Dia Yang
Dibutuhkan, Tidak mempunyai anak maupun diperanakkan dan Tidak ada satupun yang
serupa atau setara dengan-Nya”.], Allah, Dia Besar,
Agung , Tinggi dan Suci dari pada apa yang dipikirkan mahkluknya tentang-Nya.
Jika kamu masih enggan juga berbuat dan meyakini yang demikian itu maka
bersiaplah ! dan hiduplah kamu seperti kayu bakar yang lagi dijemur untuk
dibakar diperapian !, dengan mengumbar nafsu ”keinginan” dan menghilangkan akal sehatmu, dan tunggulah
ajalmu dimana malaikat maut akan menyeretmu atau merenggut ubun-ubunmu untuk
dibawa menghadap Allah Swt, Pencipta dan Pemelihara- mu yang kamu lupakan, dustakan atau cemarkan selama ini. mungkin
inilah jalan yang terbaik bagimu!
INJIL : [ Roma 1:18 ] Sebab murka Allah nyata atas segala kefasikan
dan kezaliman manusia, yang menindas kebenaran dengan kezaliman. Karena apa
yang dapat mereka ketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah
menyatakannya kepada mereka. apa yang tidak nampak dari pada-Nya yaitu
kekuatan-Nya yang kekal dan ke-Ilahi-an (Kekuasaan)-Nya dapat nampak kepada
pikiran, dari semua karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat
berdalih !Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia
sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka
menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap,
Roma: 1:22 Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka
telah menjadi bodoh, Mereka menggantikan
kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang
fana, burung-burung, binatang-binatang yang berkaki empat atau
binatang-binatang yang menjalar.
Roma 1:24 Karena itu Allah
menyerahkan mereka kepada keinginan hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka
saling mencemarkan tubuh mereka.
Roma: 1;25 Sebab mereka
menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk
dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin.
Roma
1:26 Karena itu Allah menyerahkan mereka
kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan
persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar.
Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan
isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain,
sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu
mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.
Roma
1:28 Dan karena mereka tidak merasa
perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada
pikiran-pikiran yang terkutuk, sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas
penuh dengan rupa-rupa kezaliman, kejahatan, keserakahan dan kebusukan, penuh
dengan dengki, pembunuhan, perselisihan, tipu muslihat dan kefasikan.
Roma
1:30 Mereka adalah pengumpat, pemfitnah,
pembenci Allah, kurang ajar, congkak, sombong, pandai dalam kejahatan, tidak
taat kepada orang tua, tidak berakal, tidak setia, tidak penyayang, tidak
mengenal belas kasihan.
Roma
1:32 Sebab walaupun mereka mengetahui
tuntutan-tuntutan hukum Allah, yaitu bahwa setiap orang yang melakukan hal-hal
demikian, patut dihukum mati, mereka bukan saja melakukannya sendiri, tetapi
mereka juga setuju dengan orang-orang yang melakukannya.
Roma 2:4 ”Maukah engakau
menganggap sepi Kekayaan, Kemurahan-Nya, Kesabaran-Nya dan Pengampunan-Nya ?
Tidakkah engkau tahu bahwa maksud kemurahaan Allah ialah menuntun engkau kepada
pertobatan ? ” Tetapi oleh karena
kekerasan hatimu yang tidak mau bertaubat engkau menimbun murka atas dirimu
sendiri pada hari waktu murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan]] >>>
Roma: 2 ; 1-16 Oleh : Kristus Yesus.
Roma 11:33-36 >> Oo, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan
pengetahuan Allah ! Sungguh tak terselidiki keputusan2-Nya dan sungguh tak
terselami jalan2-Nya !, Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Allah? atau
siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? , Atau Siapakah yang pernah
memberikan sesuatu kepada-Nya, sehingga Dia harus menggantikannya, Sebab segala
sesuatu adalah dari Allah, dan oleh Allah dan kepada Allah , dan bagi Allah-lah
kemuliaan sampai selama-lamanya!.
Roma 14:12 >> Demikianlah setiap orang diantara kita akan
memberi pertanggung jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah!
Matius 6:24: Tak dapat seorangpun mengabdi kepada dua tuan, karana
jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan membenci yang lain, atau ia
akan setia kepada seseorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat
mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon, “( selain dari Allah )
Yohanes 17:3 >> Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa
mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus
kristus yang telah Engkau
Yakobus 1:8 orang yang mendua hatinya tidak akan tenang dalam
hidupnya.
Yakobus 4:8 Mendekatlah kepada Allah , dan Ia akan mendekat kepadamu, tahirkanlah tanganmu hai kamu orang2 berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!
Yohanes 4:6 Kami berasal dari Allah: barang siapa mengenal Allah , ia mendengarkan kami; barangsiap yang tidak berasal daari Allah, ia tidak mendengarkan kami. itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan.
” [Al Qur’an QS: Dan orang-orang yang ingkar berkata : ” kami sekali-kali tidak akan percaya kepada Al Qur’an dan tidak (pula) kepada Kitab yang sebelumnya”, Dan (alangkah hebatnya) kalau kamu lihat ketika orang-orang zalim itu dihadapkan kepada Allah...., QS: Sungguh telah rugilah orang2 yang mendustakan pertemuan mereka dengan Allah; sehingga apabila kiamat datang kepada mereka dengan tiba-tiba, mereka berkata ” Alangkah besarnya penyesalan kami, terhadap kelalaian kami tentang ini”, sambil mereka memikul dosa2 diatas punggungnya. Ingatlah amat buruk apa yang mereka pikul itu, Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main2 dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang2 yang bertaqwa. Tidakkah kamu memahaminya?
Yakobus 4:8 Mendekatlah kepada Allah , dan Ia akan mendekat kepadamu, tahirkanlah tanganmu hai kamu orang2 berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!
Yohanes 4:6 Kami berasal dari Allah: barang siapa mengenal Allah , ia mendengarkan kami; barangsiap yang tidak berasal daari Allah, ia tidak mendengarkan kami. itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan.
” [Al Qur’an QS: Dan orang-orang yang ingkar berkata : ” kami sekali-kali tidak akan percaya kepada Al Qur’an dan tidak (pula) kepada Kitab yang sebelumnya”, Dan (alangkah hebatnya) kalau kamu lihat ketika orang-orang zalim itu dihadapkan kepada Allah...., QS: Sungguh telah rugilah orang2 yang mendustakan pertemuan mereka dengan Allah; sehingga apabila kiamat datang kepada mereka dengan tiba-tiba, mereka berkata ” Alangkah besarnya penyesalan kami, terhadap kelalaian kami tentang ini”, sambil mereka memikul dosa2 diatas punggungnya. Ingatlah amat buruk apa yang mereka pikul itu, Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main2 dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang2 yang bertaqwa. Tidakkah kamu memahaminya?
QS : Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang telah menukar nikmat
Allah dengan keingkaran dan menjatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan? Yaitu
neraka jahanam ; mereka masuk kedalamnya ; dan itulah seburuk-buruk tempat
kembali dan orang ingkar itu telah menjadikan sekutu2 bagi Allah supaya mereka
menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah ” Bersenang2lah kamu, karena
sesungguhnya tempat kembalimu ialah neraka”, Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku
yang telah beriman: Hendaklah mereka mendirikan shalat, menafkahkan sebahagian
rezeki yang kami berikan kepada mereka secara sembunyi maupun terang2an sebelum
datang hari ” ( kiamat) yang pada hari itu tidak ada jual beli dan persahabatan
]”
Dan Ingatlah! Setiap orang akan dibalas sesuai dengan perbuatannya masing-
masing kecuali orang-orang yang bertaubat dan beriman serta mengadakan
perbaikan dan kebaikan karena Allah, dan Allah tidak akan menyia-nyiakan setiap
perbuatan kebajikan. Meski sekecil apapun tetap akan diperhitungkan-Nya.
Maka, Marilah !, kembali dan bertaubatlah ! Sesungguhnya Allah adalah
Pengasih lagi Penyayang dan Penerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan Katakanlah
”Asyahaduan Laa Illaha Ilallah wa Asyahaduanna Muhammadurasullullah” ( aku bersaksi Tidak ada Yang Kuasa selain
Allah dan aku bersaksi Muhammad adalah Rasul/Utusan Allah).
Lalu berbakti dan bersujudlah kepada Allah dengan memurnikan ketaatan hanya kepada-Nya
saja, Ingatlah ”Allah” dalam hatimu dan
Sebutlah ” Allah ” dengan mulutmu/lisanmu, dan Allah juga mengingat dan
menyebut namamu , Ketahuilah, Allah hanya memberikan nama-Nya saja sejak dahulu
kala tidak ada satupun yang pernah melihat-Nya atau menggambarkan-Nya, maka Nama itulah sebagai jalan dan tiket untuk
kembali kepada-Nya ” karena kita berasal
dari Allah dan dihadirkan kedunia ini untuk mengabdi kepada Allah lalu
kita akan kembali kepada Allah ” dan
kasihsayangilah pada sesama, inilah jalan yang benar dan lurus ! Amin.
Banda Aceh September 2011
Oleh:
Muhammad Dharmawan
0 komentar:
Poskan Komentar