Sabtu, September 10, 2011

Hikmat, Taurat, Injil dan Al Qur'an

         ALLAH  Yang Suci dan Tinggi, Dialah Pencipta, Pemilik dan Penguasa Tunggal tanpa sekutu atas alam semesta dan segala isinya ini, telah Menetapkan bahwa " Allah " adalah" Nama-Nya " dan Menetapkan Atas Zat-Nya Sifat " Pengasih  Penyayang " , ketahuilah ! Hanya Dia yang dibutuhkan oleh setiap ciptaan-Nya dan hanya Allah saja yang mampu mendengar dan mengetahui setiap permintaan ” doa”  dan kebutuhan seluruh mahkluk yang  diciptakan-Nya, baik yang lalu, saat ini maupun yang akan datang.
              Dan Allah  berbuat sesuai apa yang dikehendaki-Nya tanpa intervensi dari siapapun juga dengan segala Kesempurnaan dan Kebijaksanaan-Nya. Dia Menciptakan, Mengampuni, Memberi petunjuk dan Membahagiakan dan lain-lain atas apa dan siapa yang dihendaki-Nya dan sebaliknya.
            Bagi mereka  yang tidak suka dan tidak senang dengan kebijakan2 dan ketetapan2-Nya maka carilah atau buatlah bumi dan dunia yang lain dan hiduplah disana dengan keputusan dan kebijakanmu sendiri. Jika kamu tidak mampu maka mintalah kepada-Nya agar kamu dibinasakan dan mencabut semua nikmat yang diberikan-Nya selama ini padamu, karena sebenarnya memang kamu manusia yang tidak tau berterima kasih / bersyukur dan tidak ada manfaatnya.
            Jika kamu takut minta yang demikian, maka minta ampunlah !,  Sembahlah Allah ! dan Turuti kehendak-Nya yaitu Jalani perintah-Nya serta Jauhi larangan-Nya dan berusahalah sesuai kemampuan yang diberikan-Nya kepadamu serta bersabarlah atas apa yang menimpamu karena itu hanyalah ujian yang tidak lebih dari batas kemampuanmu,  pasti berakhir lalu akan berganti dengan kebahagiaan didunia juga kebahagiaan dan  hidup yang kekal di akhirat dan bersyukurlah kepada Allah  sebanyak-banyaknya dan kasihsayangilah pada sesama.
          Jagalah Kemuliaan Allah ini dan  Janganlah kamu mencemarkan dan mensekutukan-Nya dengan satu apapun ,  Al Qur’an Surah  Al Ikhlas [ ” Katakanlah,  Allah Dia Ahad ( Tunggal), Allah Dia Yang Dibutuhkan, Tidak mempunyai anak maupun diperanakkan dan Tidak ada satupun yang serupa atau setara dengan-Nya”.], Allah,  Dia  Besar, Agung , Tinggi dan Suci dari pada apa yang dipikirkan mahkluknya tentang-Nya.
          Jika kamu masih enggan juga berbuat dan meyakini yang demikian itu maka bersiaplah ! dan hiduplah kamu seperti kayu bakar yang lagi dijemur untuk dibakar diperapian !, dengan mengumbar nafsu ”keinginan”  dan menghilangkan akal sehatmu, dan tunggulah ajalmu dimana malaikat maut akan menyeretmu atau merenggut ubun-ubunmu untuk dibawa menghadap Allah Swt, Pencipta dan Pemelihara- mu yang kamu lupakan,  dustakan atau cemarkan selama ini. mungkin inilah jalan yang terbaik bagimu!
         INJIL : [ Roma 1:18 ]  Sebab murka Allah nyata atas segala kefasikan dan kezaliman manusia, yang menindas kebenaran dengan kezaliman. Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka. apa yang tidak nampak dari pada-Nya yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan ke-Ilahi-an (Kekuasaan)-Nya dapat nampak kepada pikiran, dari semua karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih !Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap, 
         Roma: 1:22 Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh,  Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, burung-burung, binatang-binatang yang berkaki empat atau binatang-binatang yang menjalar.
         Roma 1:24  Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada keinginan hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka saling mencemarkan tubuh mereka.
         Roma: 1;25  Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin.
        Roma 1:26  Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar.  Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.
        Roma 1:28  Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran yang terkutuk, sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas penuh dengan rupa-rupa kezaliman, kejahatan, keserakahan dan kebusukan, penuh dengan dengki, pembunuhan, perselisihan, tipu muslihat dan kefasikan.
        Roma 1:30  Mereka adalah pengumpat, pemfitnah, pembenci Allah, kurang ajar, congkak, sombong, pandai dalam kejahatan, tidak taat kepada orang tua, tidak berakal, tidak setia, tidak penyayang, tidak mengenal belas kasihan.
        Roma 1:32  Sebab walaupun mereka mengetahui tuntutan-tuntutan hukum Allah, yaitu bahwa setiap orang yang melakukan hal-hal demikian, patut dihukum mati, mereka bukan saja melakukannya sendiri, tetapi mereka juga setuju dengan orang-orang yang melakukannya.
         Roma 2:4  ”Maukah engakau menganggap sepi Kekayaan, Kemurahan-Nya, Kesabaran-Nya dan Pengampunan-Nya ? Tidakkah engkau tahu bahwa maksud kemurahaan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan ? ”  Tetapi oleh karena kekerasan hatimu yang tidak mau bertaubat engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan]] >>>                            
Roma: 2 ; 1-16       Oleh : Kristus Yesus.
Roma 11:33-36 >> Oo, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah ! Sungguh tak terselidiki keputusan2-Nya dan sungguh tak terselami jalan2-Nya !, Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Allah? atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? , Atau Siapakah yang pernah memberikan sesuatu kepada-Nya, sehingga Dia harus menggantikannya, Sebab segala sesuatu adalah dari Allah, dan oleh Allah dan kepada Allah , dan bagi Allah-lah kemuliaan sampai selama-lamanya!.
Roma 14:12 >> Demikianlah setiap orang diantara kita akan memberi pertanggung jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah!
Matius 6:24: Tak dapat seorangpun mengabdi kepada dua tuan, karana jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan membenci yang lain, atau ia akan setia kepada seseorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon, “( selain dari Allah )
Yohanes 17:3 >> Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus kristus yang telah Engkau
Yakobus 1:8 orang yang mendua hatinya tidak akan tenang dalam hidupnya.

Yakobus 4:8 Mendekatlah kepada Allah , dan Ia akan mendekat kepadamu, tahirkanlah tanganmu hai kamu orang2 berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!

Yohanes 4:6 Kami berasal dari Allah: barang siapa mengenal Allah , ia mendengarkan kami; barangsiap yang tidak berasal daari Allah, ia tidak mendengarkan kami. itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan. 

” [Al Qur’an QS:   Dan orang-orang yang ingkar berkata : ” kami sekali-kali tidak akan percaya kepada Al Qur’an  dan tidak (pula) kepada Kitab yang sebelumnya”, Dan (alangkah hebatnya) kalau kamu lihat ketika orang-orang zalim itu dihadapkan kepada Allah...., QS: Sungguh telah rugilah orang2 yang mendustakan pertemuan mereka dengan Allah; sehingga apabila kiamat datang kepada mereka dengan tiba-tiba, mereka berkata ” Alangkah besarnya penyesalan kami, terhadap kelalaian kami tentang ini”, sambil mereka memikul dosa2 diatas punggungnya. Ingatlah amat buruk apa yang mereka pikul itu, Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main2 dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang2 yang bertaqwa. Tidakkah kamu memahaminya? 
           QS : Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dengan keingkaran dan menjatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan? Yaitu neraka jahanam ; mereka masuk kedalamnya ; dan itulah seburuk-buruk tempat kembali dan orang ingkar itu telah menjadikan sekutu2 bagi Allah supaya mereka menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah ” Bersenang2lah kamu, karena sesungguhnya tempat kembalimu ialah neraka”, Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman: Hendaklah mereka mendirikan shalat, menafkahkan sebahagian rezeki yang kami berikan kepada mereka secara sembunyi maupun terang2an sebelum datang hari ” ( kiamat) yang pada hari itu tidak ada jual beli dan persahabatan ]”
                Dan Ingatlah! Setiap orang akan dibalas sesuai dengan perbuatannya masing- masing kecuali orang-orang yang bertaubat dan beriman serta mengadakan perbaikan dan kebaikan karena Allah, dan Allah tidak akan menyia-nyiakan setiap perbuatan kebajikan. Meski sekecil apapun tetap akan diperhitungkan-Nya.
                Maka, Marilah !,  kembali dan bertaubatlah ! Sesungguhnya Allah adalah Pengasih lagi Penyayang dan Penerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan Katakanlah ”Asyahaduan Laa Illaha Ilallah wa Asyahaduanna Muhammadurasullullah”  ( aku bersaksi Tidak ada Yang Kuasa selain Allah dan aku bersaksi Muhammad adalah Rasul/Utusan  Allah).  Lalu berbakti dan bersujudlah kepada Allah  dengan memurnikan ketaatan hanya kepada-Nya saja, Ingatlah ”Allah” dalam hatimu dan  Sebutlah ” Allah ” dengan mulutmu/lisanmu, dan Allah juga mengingat dan menyebut namamu , Ketahuilah, Allah hanya memberikan nama-Nya saja sejak dahulu kala tidak ada satupun yang pernah melihat-Nya atau menggambarkan-Nya, maka  Nama itulah sebagai jalan dan tiket untuk kembali kepada-Nya  ” karena kita berasal dari Allah dan dihadirkan kedunia ini untuk mengabdi kepada Allah  lalu  kita akan kembali kepada Allah  ” dan  kasihsayangilah pada sesama,  inilah jalan yang benar dan  lurus ! Amin.
                                                                                                                                                                                 
                                                                                                                Banda Aceh September  2011                                                                                                                                                      
                                                                                                                     Oleh: Muhammad Dharmawan
           

0 komentar:

Poskan Komentar